Berbisnis Online? Ini Tips Jitunya!

Berkembangan teknologi membuat semua berubah mengikuti zaman. Tidak terkecuali dengan bisnis. Sekarang ini bisnis online sedang digemari oleh banyak orang. Jenisnya pun beragam, entah dari social media ataupun platform e-commerce sudah menjamur. Semua produk pun sekarang sudah diperjual belikan lewat teknologi.

Itulah kenapa alasannya sekarang banyak orang beralih ke bisnis online. Sudah banyak yang merasakan keberhasilannya dalam bisnis online ini. Walaupun begitu, sama halnya dengan bisnis offline lainnya yang memang memiliki kemungkinan untuk gagal. Bukan berarti social media sedang digandrungi oleh masyarakat maka bisnis pun akan cepat berhasil. Perlu adanya persiapan yang matang, sama halnya dengan berbisnis offline.

Apapun jenis bisnisnya, perlu waktu untuk membangun bisnis agar bisa sukses dan mendapatkan keuntungan lebih. Tetapi perlu diperhatikan, bisnis offline dan bisnis online memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal persiapan. Ada hal – hal persiapan bisnis offline tidak ada dalam list bisnis online. Meski ada beberapa yang sama untuk dipikirkan kembali.

Tips Memulai Bisnis Online Di Social Media

Dibawah ini ada beberapa tips dalam membangun bisnis online yang bisa diperhatikan:

  • Segmentasi audience dan target pasar secara spesifik

Dalam berbisnis tentunya perlu menentukan siapa calon pelanggan yang akan membeli produk atau jasa. Itulah pemilihan segmentasi audience harus sesuai dengan produk dan jasa yang dijual. Luas jangkauan pun perlu dipikirkan untuk dipasarkan. Jangan sampai salah memilih jangkauan yang akhirnya tak terlaksana satupun.

Luas jangkauan pun mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki, apakah terjamin atau tidak. Dari situ terlihat segmentasi audience dan target pasar terarah kemana. Tidak memahami segmentasi secara matang, bisnis tidak akan berjalan dengan pesat.

Tips Bisnis Lainnya : Baca Disini

  • Riset potensi pasar

Sama halnya berbisnis offline, melakukan riset perlu dilakukan dalam berbisnis online ini. Cari jaringan seluas – luasnya yang sesuai dengan bisnis yang akan dikerjakan. Dengan adanya professional ini bisa memberikan pelajaran dalam berbisnis ini.

  • Pemilihan social media

Sekarang social media sangat banyak jenisnya. Setelah mengetahui segmentasi pasar dan potensi pasar bisa memilih jenis social media apa yang pas dalam memulai berbisnis ini. Kecocokan social media sangat mempengaruhi terhadap target audience bisnis.

  • Melakukan branding dengan influencer

Sekarang setiap platform social media mempunyai influencer tersendiri. Dengan bekerja sama dengan influencer bisa berguna dalam branding produk bisnis tersebut.

Influencer kurang lebih bisa membranding produk secara menarik sehingga pelanggan akan lebih banyak dapat. Pemilihan influencer pun harus ditentukan sesuai jenis produk yang akan dijual.

  • Pengikut asli

Untuk mendapatkan pengikut dengan jumlah banyak dalam waktu singkat sangat mudah. Dengan beli pengikut palsu, jumlahnya pun sangat fantastis. Adanya pengikut banyak memang terlihat lebih menarik. Tetapi itu akan menjadi boomerang bagi pebisnis nantinya. Pengikut asli pastinya akan menyadari bahwa jumlah pengikut adalah palsu. Itu bisa membuat pelanggan bisa hilang dan turunnya eksistensi brand dikalangan pengikut.

Lebih baik mendapatkan pengikut asli secara bertahap agar jumlah pelanggan meningkat. Dalam memulai berbisnis, jangan mempunyai ekspestasi mendapat hasil instan. Semua bisnis butuh waktu dan usaha untuk menjadi sukses.

Selagi menambah pelanggan, perbaiki sumber daya dan tim untuk menjalankan bisnis sehingga ketika ada permasalahan semua bisa diatasi dengan tenang.

Seorang pebisnis harus bisa mengambil keputusan dengan cepat walaupun ada resiko yang di dapat. Kegagalan itu dijadikan pembelajaran dan pengalaman agar untuk bisa mengembangkan bisnis kembali yang lebih sukses.

  • Menganalisis bisnis secara berkala

Selalu memonitor data penjualan dan finansial setiap bulannya untuk melihat perkembangan bisnis. Apakah mengalami kemajuan atau bahkan malah tak ada progress sama sekali. Dari analisis tersebut terlihat apa yang menjadi penyebab bisnis tersebut mengalami kenaikan atau penurunan. Strategi pemasaran yang dilakukan apakah berhasil dan menghasilkan nilai positif atau malah negative.

Dari analisis akan terjawab dan bisa dipelajari sehingga pemahaman bisnis bisa lebih kompleks di setiap kondisi.